Tugas Simdik 2

Apa itu Internet?

Internet adalah suatu jaringan komunikasi yang menghubungkan satu media elektonik dengan media yang lainnya. Standar teknologi pendukung yang dipakai secara global adalah Transmission Control Protocol atau Internet Protocol Suite (disingkat sebagai istilah TCP/IP). TCP/IP ini merupakan protokol pertukaran paket (dalam istilah asingnya Switching Communication Protocol) yang bisa digunakan untuk miliaran lebih pengguna yang ada di dunia. Sementara itu, istilah “internetworking” berarti cara/prosesnya dalam menghubungkan rangkaian internet beserta penerapan aturannya yang telah disebutkan sebelumnya.

Sejarah Internet

Di tahun 1960-an, Departemen Pertahanan dari Amerika Serikat lewat Advanced Research Projects Agency yang disingkat juga sebagai ARPA merintis suatu sistem jaringan bernama ARPANET. ARPANET ini adalah asal mulanya sebelum terbentuk teknologi internet. Di tahun 1980-an, barulah internet mulai dipakai oleh kalangan terbatas dan menjalankan fungsinya dengan menghubungkan berbagai kampus atau universitas yang populer di Amerika Serikat sendiri.
Protokol standar dari TCP/IP sendiri mulai dipublikasikan ke publik di tahun 1982. Adanya nama domain juga sudah mulai dipakai empat tahun setelahnya, tepatnya di tahun 1984. Lalu, National Science Foundation Network (NSFNET) didirikan dan mulai dikembangkan di tahun 1986. NSFNET inilah yang mulai menggantikan peranan dari ARPANET sebagai suatu wadah riset terkait di Amerika Serikat. Beberapa jaringan internasional pada banyak negara akhirnya mulai dikembangkan dan dihubungkan lewat NSFNET tersebut.
ARPANET kemudian diturunkan pada tahun 1990. Namun memang internet hasil pengembangannya itu sendiri tetap berkembang terus-menerus hingga sekarang ini. Dulu, informasi yang dapat dimiliki lewat internet cuma informasi yang berbasis teks. Dan pada tahun 1990, layanan sejenis berbasis tampilan grafis yang dikenal sebagai WWW (World Wide Web) mulai dikembangkan lagi oleh CERN. Di tahun 1993, InterNIC pun didirikan agar bisa melayani pendaftaran nama domain dari publik. Sekitar tahun 1994, internet masuk ke negara kita, Indonesia.
Pada waktu itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenali dengan nama unik yaitu Paguyuban Network. Paguyuban Network ini juga berarti serupa dengan namanya dimana semangat kekeluargaan atau kerjasama terjadi begitu akrab diantara para anggota pengembang teknologinya. Hal ini cukup berbeda bila dibandingkan dengan suasana pengembangan Internet di Indonesia sekarang-sekarang ini yang tentunya lebih ke arah komersial tujuannya. Tapi tentunya tak hanya sisi negatif yang dirasa, pertumbuhan e-commerce dan perusahaan komersial lainnya jadi meningkat drastis dan turut membangun juga ekonomi bangsa.
Kala itu RMS Ibrahim, Adisoemarta, Suryono, Muhammad Ihsan, Putu, Robby Soebiakto, Firman Siregar, Adi Idrayanto, dan Onno Purbo adalah beberapa nama-nama tokoh pengembang legendaris yang tercatat di sejarah internet awal-awal Indonesia, tepatnya sekitar tahun 1992 sampai 1994. Setiap pengembang itu sudah berkontribusi dan mendedikasikan keahliannya dalam membangun sejarah IT di Indonesia.

Pengertian Komunikasi 

Komunikasi adalah proses pemindahan dalam bentuk gagasan, informasi dari seseorang ke orang lain (Handoko, 2002: 30) 

Komunikasi adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan seseorang kepada orang lain menggunakan lambang-lambang yang bermakna untuk kedua pihak, dalam situasi tertentu komunikasi menggunakan media tertentu untuk mengubah tingkah laku atau sikap seseorang atau sejumlah orang sehingga ada efek tertentu yang diharapkan (Effendy, 2000 : 13)

 

Pengertian Komunikasi Daring (Dalam Jaringan)

 Setelah memahami makna komunikasi, kita masuk ke pembahasan inti. Istilah komunikasi daring mengacu pada membaca, menulis, dan berkomunikasi melalui/menggunakan jaringan komputer. (Warschauer, M. 2001 pp. 207-212)

Dengan kata lain, Komunikasi Daring adalah cara berkomunikasi dimana penyampaian dan penerimaan pesan dilakukan dengan atau melalui jaringan internet. Komunikasi yang terjadi di dunia semu tersebut biasa disebut sebagai komunikasi di dunia maya atau cyberspace.

Keunggulan dan Kelemahan Komunikasi Daring

Diantara beberapa kelebihan komunikasi dalam jaringan dibandingkan dengan komunikasi konvensional antara lain sebagai berikut:

Bisa dilakukan dimana saja kapan saja: dengan komunikasi dalam jaringan, setiap pengguna bisa melakukan komunikasi kapanpun, dengan syarat terkoneksi dengan jaringan internet dan mempunyai sarana yang memadai.
  • Efisiensi biaya: tidak memerlukan pihak yang berkomunikasi melakukan tatap muka, berbeda dengan komunikasi konvensional, sehingga komunikasi daring bisa menghemat biaya transportasi.
  • Efisiensi waktu: komunikasi bisa dilakuakn dengan cepat tanpa membuang-buang waktu dengan melakukan perjalanan.
  • Terintegrasi dengan layanan TIK lainnya: sembari melakukan komunikasi dalam jaringan, kita bisa memanfaatkan layanan TIK lain untuk mendukung pelaksanaan dan kelengkapan komunikasi tersebut. Contoh layanan yang bisa digunakan seperti presentasi, dokumen, dan berbagai layar.
  • Meningkatkan intensitas berkomunikasi: komunikasi dalam jaringan internet mendorong yang yang terbiasa diam di dunia nyata menjadi aktif berkomunikasi di dunia maya.
  • Meningkatkan partisipasi: karena terbukanya jalur komunikasi, maka semakin banyak pula orang yang bisa berpartisipasi dalam diskusi.
Selain keunggulan, komunikasi daring juga mempunyai kelemahan, antara lain sebagai berikut:
  • Membutuhkan perangkat khusus: dalam pelaksaannya, komunikasi membutuhkan adanya software dan hardware.
  • Tidak mewakili emosi pengguna: gerakan tubuh, raut muka, intonasi bicara, merupakan hal yang relatif sulit untuk dipahami.
  • Banyak informasi yang tidak penting: seringkali informasi yang didapat menjadi terlalu banyak dan membuat bingung si penerima.
  • Menyita konsentrasi: melakukan komunikasi dalam jaringan tidak pada tempat pada tempat dan waktu yang tepat, dapat mengabaikan atau menunda hal yang lain, bahkan membahayakan orang lain maupun diri sendiri.Jenis Komunikasi Daring

    Jenis Komunikasi Daring

    Terdapat 2 jenis komunikasi dalam jaringan.

    1. Komunikasi daring sinkron (bersamaan)

    Komunikasi dalam jaringan sinkron adalah komunikasi menggunakan komputer sebagai medianya yang terjadi secara bersamaan, waktu nyata (real time). Contoh komunikasi sinkron diantaranya:

    a. Video chat
    Video chat merupakan teknologi untuk melakukan interaksi audio dan video secara real time antara pengguna di lokasi yang berbeda.
    Video chat bisa dilakukan point-to-point (satu-satu) seperti Skype, atau interaksi multipoint (satu ke banyak/banyak ke banyak) Seperti Google+ Hangouts.

    b. Teks chat
    Teks chat merupakan sebuah fitur, program, atau aplikasi dalam jaringain internet untuk berkomunikasi dan bersosialisasi langsung sesama pemakai internet yang sedang daring.

    2. Komunikasi daring asinkron (tidak bersamaan)

    Komunikasi dalam jaringan asinkron adalah komunikasi menggunakan perangkat komputer atau perangkat lain yang dilakukan secara “tunda”. Contohnya yaitu forum, email, rekaman simulasi visual, serta membaca dan menulis dokumen daring lewat Worl Wide Web.
    Ada beberapa komponen yang harus tersedia sebelum komunikasi dalam jaringan bisa dilakukan. Komponen tersebut dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu:

    Komponen perangkat keras (hardware)

    Perangkat yang bentuknya bisa dilihat atau diraba oleh manusia secara langsung.

    Contoh dari perangkat keras yang perlu ada dalam pelaksanaan komunikasi daring diantaranya komputer, headset, mikrofon, dan perangkat pendukung koneksi internet.

    Komponen perangkat lunak (software)

    Program komputer yang berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan yang dikehendaki.

    Software diperlukan sebagai jembatan antara brainware dan hardware. Program-program yang biasanya digunakan dalam komunikasi daring seperti sky, google+ hangout, webconference, dll.

    Komponen perangkat akal atau nalar (brainware)

    Termasuk di dalam komponen brainware adalah manusia yang terlibat dalam penggunaan serta pengaturan perangkat lunak dan perangkat keras untuk melaksanakan komunikasi daring.

    Tujuan Komunikasi Daring

    1. Berbagi Sumber Daya (Resources)
    2. Media komunikasi
    3. Integrasi data
    4. Keamanan data
    5. Efisiensi Tenaga
    6. Efisiensi Waktu
    7. Efisiensi Biaya
    8. Pengembangan dan Pemeliharaan
    9. Sebagai Kontrol
    10. Memudahkan pengelolaan
    11. Pengendalian jarak jauh
    12. Meningkatkan intersitas komunikasi
    13. Meningkatkan Partisipasi Komunikasi
    14. Memberikan informasi
    15. Web Browsing

    Fungsi Komunikasi Daring

    1. Informasi: sebagai media penyampai pesan dan informasi kepada penerima informasi
    2. Kendali: bertindak mengendalikan dan mengatur suatu informasi sebagai kewenangan individu atau kelompok.
    3. Motivasi: komunikasi daring dapat memacu suatu pekerjaan dan semangat karyawan dalam pekerjaannya.
    4. Ekspresi Emosional: komunikasi daring bisa mewakili suatu perasaan individu atau kelompok.
    5. Penghemat waktu: komunikasi dapat dilakukan dengan efisien.
    6. Penghemat biaya: harga kuota internet yang relatif murah mendukung komunikasi daring berjalan.
    7. Dilakukan dimana saja: pagi, siang, sore, malam, tidak masalah untuk melakukan komunikasi daring.
    8. Ilmu teknologi: komunikasi daring bermula dari ilmu pendidikan yang saat itu dijadikan bahan penelitian.
    9. Intensitas komunikasi: kemudahan berkomunikasi menyebabkan intensitas komunikasi bertambah tanpa batas.
    10. Partisipasi: komunikasi daring menyebabkan meningkatnya partisipan dalam artian menambah individu atau kelompok dalam proses komunikasi.
    11. Informasi: informasi yang dilakukan di dalam jaringan bisa dilakukan selengkap dan seakurat mungkin.
    12. Kontrol: proses komunikasi juga bisa diawasi oleh Menteri Komunikasi sebagai badan pengawan komunikasi dalam negeri.
    13. Dorongan: contohyna seorang penulis yang terdorong untuk menulis tulisan yang bermanfaat karena mudahnya akses komunikasi.
    14. Penyalur ide: tulisan-tulisan di dalam jaringan internet dapat menjadi sumber ide-ide untuk individu yang membacanya.
    15. Sosialita: contohnya yaitu facebook sebagai media komunikasi sosial yang bisa membantu kita dalam melakukan kegiatan sosial.
    16. Fungsi negara: komunikasi daring membantu pemerintahan untuk menyampaikan informasi kepada publik.

    Manfaat Komunikasi Daring

  • Sebagai sarana Komunikasi.
  • Sebagai sarana E-Commerce atau perdagangan online.
  • Sebagai sarana E-Learning.
  • Sebagai sarana E-Banking.
  • Sebagai Sarana Riset.
  • Mempermudah peserta didik dan guru dalam berinteraksi dan berkomunikasi.
  • Akses ke informasi yang berada di tempat yang jauh.
  • Media hiburan interaktif.

    Contoh Komunikasi Daring

    1. Text chat dan video call melalui Line.
    2. Text chat dan video call melalui BBM.
    3. Text chat dan video call melalui Whatsapp.
    4. Video chat melalui Skype.
    5. Text chat melalui Facebook.
    6. Text chat melalui Messenger.
    7. Video call dengan google+ hangout.
    8. dan banyak lagi yang lainnya yang mungkin kamu gunakan juga.

     

     

     

     

     

     

     



     


 

 



 

Komentar

Postingan Populer